Jakarta yang Manusiawi

Demokrasi yang dewasa bukan berarti andil rakyat terhenti setelah memilih di bilik suara. Itu adalah andil paling minimal. Demokrasi yg sesungguhnya justru membuka ruang partisipasi rakyat.

Gunakan jalur Rapat Dengar Pendapat antara wakil rakyat dan konstituennya. Hadiri acara2 reses para wakil rakyatnya, bahkan bergabunglah menjadi relawan yg bekerja membantu sekaligus mengontrol dan memantau kinerja wakil rakyatnya. Jangan mau ditransaksikan dengan memberi amanat 100% selama 5 tahun tanpa diberi ruang untuk kontrol dan kritisi.

Menuju Jakarta Manusiawi, kami dari Jakarta Bergerak; (sebuah gerakan yang diluncurkan pada tahun 2008 oleh beberapa warga Jakarta lintas usia, agama, etnis, dan gender) mengajak saudara saudara untuk mendukung sekaligus bergabung sebagai relawan. Khusus kali ini selama beberapa bulan ke depan konsentrasi kami akan menfokuskan gerakan pada kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk memperluas jaringan sekaligus pengenalan & pemaparan program bakal calon Gubernur/wkl.Gubernur Jakarta pilihan kami : Wanda Hamidah. Kami yakin dengan niat baik, tekad yg teguh, kerja keras dilandaskan pada keyakinan akan datangnya pertolongan dari Allah SWT dan kemenangan pun tinggal pilihan.

Laki-laki Perempuan

Berikut kami tambahkan tulisan mengenai cara mencari, memilih bahkan setelah mendaftarkan diri :

Relawan Andalan

Seseorang yg memiliki pengalaman dalam mencalonkan diri sebagai kandidat jabatan politik atau pernah menjadi bagian dari sebuah tim kampanye, atau bekerja di bidang politik akan sangat menyadari bagaimana signifikannya peran relawan dalam mencapai keberhasilan di bidang politik. Tentu tiap relawan memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda, sebagian akan lebih baik dalam bidang tertentu daripada yang lain, begitu pula sebagian yang lain. Komitmen dalam ketersediaan waktu juga berbeda satu dengan yang lainnya. Namun bukan kriteria kriteria tersebut yang menentukan kehandalan seorang relawan atau sejauh mana ia dapat diandalkan, karena dalam melakukan aktivitas yang serius dan menguras energi (fisik maupun mental) tanpa ada kompensasi materiil, tingkat intensitas serta komitmen-komitmen lainnya sangat ditentukan oleh sumber daya awal yang dimiliki masing-masing relawan ketika bergabung dengan sebuah gerakan politik.

Lalu seperti apakah relawan yang mumpuni dan dapat diandalkan? Setidaknya ada empat kriteria yang menonjol sebagai indikator kompetensi relawan. Tentu tak semua dapat dicapai oleh keempatnya tapi itu bukan berarti harus berhenti diupayakan. Dan, meskipun semua bantuan kecil maupun besar akan selalu diapresiasi, kita harus selalu mengupayakan untuk mendapatkan keempat kriteria penting ini pada diri para relawan.

Komitmen yang kuat terhadap sebuah prinsip

Komitmen dari orang-orang yang terlibat dalam usaha apapun biasanya faktor yang paling menentukan sebuah keberhasilan atau kegagalan.

Kesediaan untuk berkorban

Kesukarelaan didasarkan pada sebuah pengorbanan. Tapi seorang relawan yang memahami arti pentingnya sebuah perjuangan tidak akan menganggapnya sebagai pengorbanan, melainkan sebagai investasi demi mencapai perubahan dan perbaikan yang ia yakini kebenarannya.

Kerendahan hati

Seorang relawan sejatinya mengenyampingkan ego nya dan selalu mengedepankan kepentingan dan tujuan bersama. Ia juga senantiasa bersikap positif serta bangga dapat berjuang bersama para relawan lain demi sebuah cita-cita yang diyakini kemuliaannya secara kolektif.

Sikap yang menular

Untuk mencapai hasil yang maksimal tidak cukup dari kerja relawan yang bersangkutan semata, dalam prosesnya, dengan menunjukkan antusiasme dan kegigihan karena tekad yang kuat dibalut dengan sikap tanpa beban dalam menjalankannya akan memberi efek positif yang berdampak pada ‘penularan’ energi positif yang dengan tanpa disadari dapat menggerakkan individu-individu lain untuk bergabung dalam gerakan tersebut.